Banjir Ganggu Mobilitas Warga, Puluhan Rute Transjakarta dan Mikrotrans Dialihkan

  • Bagikan

Bisnisupdate.id — Jakarta Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta sejak dini hari kembali menimbulkan genangan di sejumlah titik jalan utama. Kondisi tersebut berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas dan layanan transportasi publik. Akibatnya, sebanyak 28 rute Transjakarta dan Mikrotrans mengalami penyesuaian operasional pada Kamis pagi (29/1/2026).

Berdasarkan keterangan resmi Transjakarta yang diperbarui sekitar pukul 07.30 WIB, penyesuaian rute dilakukan sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan penumpang serta armada. Genangan air dan kemacetan di beberapa ruas jalan membuat sejumlah layanan mengalami keterlambatan, pengalihan jalur, hingga penghentian sementara.

Gangguan lalu lintas tercatat di kawasan Petukangan hingga kolong Tol JORR yang berdampak pada operasional Koridor 13, rute 13B, L13E, serta layanan pengumpan JAK 107. Selain itu, kepadatan juga terjadi di wilayah Cawang Sentral–Halim yang memengaruhi sejumlah koridor utama, seperti Koridor 7, 9, dan 10, serta beberapa rute pengumpan lainnya.

Genangan air juga dilaporkan terjadi di kawasan Pulo Nangka arah Monas. Kondisi tersebut menyebabkan layanan Koridor 3 dan rute pendukung seperti 2A, 3E, dan 3F mengalami gangguan operasional. Secara keseluruhan, dari 28 rute yang disesuaikan, sebanyak 22 rute terdampak langsung genangan banjir.

Transjakarta mencatat bahwa rute terdampak terdiri atas satu rute Bus Rapid Transit (BRT), dua Angkutan Umum Integrasi, serta 19 rute Mikrotrans. Untuk layanan BRT, Koridor 10 dengan rute PGC 2–Tanjung Priok dilakukan pengalihan jalur. Sementara itu, rute Angkutan Umum Integrasi yang mengalami penyesuaian antara lain 1M (Blok M–Meruya) dan 3E (Sentraland Cengkareng–Puri Kembangan).

Pada layanan Mikrotrans, sebagian besar rute dialihkan menyesuaikan kondisi jalan. Namun, terdapat satu rute yang terpaksa menghentikan operasional sementara, yakni JAK.112 (Terminal Tanah Merah–Pulogadung). Beberapa rute lainnya juga mengalami perpendekan lintasan, seperti JAK 22, JAK.40, dan JAK.85, guna menghindari titik genangan yang belum surut.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi lapangan secara berkala agar layanan transportasi publik dapat kembali beroperasi normal secepat mungkin.

Transjakarta juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi perjalanan melalui kanal resmi, terutama di tengah potensi hujan yang masih berlanjut dan risiko banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

-A. H. I.

  • Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *