Pesawat Airbus A400M Pertama Indonesia Resmi Tiba di Jakarta, Perkuat Armada TNI AU

  • Bagikan

Bisnisupdate.id — Jakarta Pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas pertama yang dimiliki Indonesia akhirnya tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (2/10/2025). Pesawat dengan nomor ekor A-4001 ini menjadi bukti nyata peningkatan kemampuan strategis TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam mendukung operasi militer dan kemanusiaan di berbagai daerah.

Kedatangan pesawat disambut dengan tradisi water salute, sebuah penghormatan simbolis yang menandai momen penting dalam sejarah penerbangan militer Indonesia. A400M menempuh perjalanan selama tiga hari dari Sevilla, Spanyol, yang merupakan lokasi fasilitas produksi utama Airbus Defence and Space, sebelum akhirnya mendarat dengan selamat di tanah air.

Dalam penerbangan tersebut turut serta sejumlah personel TNI AU yang menjadi bagian dari tim ferry flight, yakni Letkol Pnb Putut Satriya, Mayor Pnb Riki Sihaloho, Mayor Pnb Fathir Muhammad, dan Kapten Pnb Indra Kusuma. Mereka menjadi pilot dan kru pertama Indonesia yang menerbangkan pesawat sekelas A400M secara langsung dari pabriknya di Eropa.

Setibanya di Jakarta, pesawat disambut langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono bersama jajaran perwira tinggi TNI AU. Dalam sambutannya, KSAU menyampaikan bahwa kedatangan A400M menjadi langkah penting dalam modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) udara Indonesia.

“Kehadiran A400M akan memperkuat kemampuan angkut strategis TNI AU sekaligus meningkatkan kesiapan Indonesia dalam menghadapi berbagai operasi, baik militer maupun kemanusiaan,” ujar Marsekal Tonny.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian dua unit Airbus A400M pada tahun 2021. Pesawat pertama kini sudah tiba, sementara unit kedua dijadwalkan menyusul setelah proses produksi dan uji kelayakan selesai.

Menurut keterangan di laman resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan), A400M merupakan pesawat multi-peran (multirole airlifter) yang dapat digunakan untuk berbagai misi — mulai dari pengangkutan logistik, evakuasi medis, hingga misi kemanusiaan di wilayah terpencil.

Pesawat ini mampu mengangkut hingga 37 ton kargo, termasuk kendaraan militer berukuran besar seperti truk bahan bakar 80 ton, ekskavator, atau peralatan konstruksi berat lainnya. Selain itu, A400M dapat membawa 116 personel bersenjata lengkap, atau 54 personel dengan 9 palet militer dalam satu kali penerbangan.

Kemampuan lepas landas dan mendarat di medan sulit, seperti landasan tidak beraspal, membuat A400M ideal untuk mendukung operasi militer di daerah bencana maupun wilayah terpencil seperti Papua dan Nusa Tenggara.

Dengan kedatangan pesawat ini, Indonesia resmi menjadi salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang mengoperasikan pesawat angkut berat sekelas A400M, menyusul negara-negara maju seperti Prancis, Jerman, dan Inggris. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kemandirian pertahanan serta memperluas jangkauan operasi udara nasional.

-A. H. I

  • Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *